Pelatihan Ahli K3 Umum

June 10th, 2016

TUJUAN PELATIHAN AHLI K3 UMUM

Pelatihan Ahli K3 Umum ini adalah program pendidikan dari Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk mempersiapkan ahli K3 di perusahaan yang dapat membantu mengembangkan K3 di perusahaan yang diselenggarakan sekurang – kurangnya 120 jam pelajaran atau selama 12 hari efektif.

SASARAN PELATIHAN AHLI K3 UMUM

Setelah menyelesaikan pelatihan ahli k3 umum ini, peserta diharapkan mampu :

  1. Menjelaskan tugas, wewenang dan tanggung jawab AK3
  2. Menjelaskan hak pekerja dalam bidang K3
  3. Menjelaskan kepada pengusaha bahwa upaya K3 menguntungkan bagi perusahaan
  4. Menjelaskan tujuan sistem manajemen K3 (SMK3)
  5. Menjelaskan sistem pelaporan kecelakaan
  6. Menganalisa kasus kecelakaan, mengetahui faktor penyebabnya dan dapat menyiapkan laporan kecelakaan kepada pihak terkait.
  7. Mengenal P2K3, tugas, tanggung jawab dan wewenang organisasi ini – Mengenal pembinaan dan pengawasan K3 di tingkat perusahaan, Nasional dan Internasional
  8. Mengidentifikasi obyek pengawasan K3
  9. Mengetahui persyaratan dan pemenuhan terhadap peraturan perundangan di tempat kerja.
  10. Mengetahui persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja
  11. Mengetahui proses audit dan ruang lingkupnya untuk mengukur tingkat pencapaian

Continue reading “Pelatihan Ahli K3 Umum” »

Training SMK3 – Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja OHSAS 18001

September 23rd, 2014

PENDAHULUAN

Pada tahun 1996, Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia mengeluarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor : PER.05/MEN/1996 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Dimana pada pasal 3 Peraturan Menteri tersebut menjelaskan bahwa setiap perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja sebanyak 100 orang atau lebih dan/atau mengandung potensi bahaya yang ditimbulkan oleh karakteristik proses atau bahan produksi yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja seperti peledakan, kebakaran, pencemaran dan penyakit akibat kerja, wajib menerapkan SMK3.

Phitagoras bermaksud untuk menyelenggarakan training Sistem Manajemen K3 (SMK3) berdasarkan Standard Internasional OHSAS 18001:2007 supaya perusahaan dapat memenuhi regulasi pemerintah tersebut sekaligus menyediakan, mengimplementasikan dan memelihara Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja.

GARIS BESAR PROGRAM TRAINING SMK3

1. Dasar – dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja
2. Maksud dan Tujuan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) OHSAS 18001:2007
3. Pengenalan dan interpretasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) OHSAS 18001:2007
4. Metode Penyusunan SMK3
5. Mengelola Kinerja SMK3 di tempat kerja
6. Hazard Identification and Risk Assessment
7. Implementasi dan Sertifikasi SMK3

Continue reading “Training SMK3 – Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja OHSAS 18001” »

Training CSMS – Contractor Safety Management System

September 23rd, 2014

Sistem Manajemen Kesehatan & Keselamatan Kerja sangat mandatory untuk Contractors, Vendors dan Suppliers yang bergerak di Industri Oil & Gas. Kinerja Sistem Manajemen K3 organisasi para Contractor, Vendor dan Supplier akan diaudit terlebih dahulu sebelum mendapatkan kontrak.

Tujuan Training Contractor Safety Management System (CSMS) :
1. Untuk memperkenalkan program CSMS, elemen serta persyaratannya
2. Membantu kontraktor untuk mempersiapkan diri dan memenuhi persyaratan CSMS
3. Membantu membina kontraktor meningkatkan sistem K3

MATERI Contractor Safety Management System

  1. Pengenalan CSMS
  2. Perencanaan CSMS
  3. Risk Assessment
  4. Model Kotrak, Jadwal Kontrak
  5. HSE Capability Assessment
  6. Pelaksanaan Tender
  7. Penentuan pemenang tender
  8. Pre mobilisasi, Tugas dan tanggung jawab
  9. Mobilisasi
  10. Audit Mobilisasi
  11. Pelaksanaan Pekerjaan
  12. Pemantauan, Audit, Inspeksi Pekerjaan dan penilaian kinerja HSE
  13. Penilaian akhir kinerja

Continue reading “Training CSMS – Contractor Safety Management System” »

Training HSE Risk Assessment

September 23rd, 2014

Training HSE Risk Assessment (Health Safety & Environment)

Penilaian Risiko merupakan langkah penting dalam perlindungan karyawan,  bisnis, serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.    Dalam berbagai kasus pengukuran risiko yang tepat dapat meningkatkan kesiapan perusahaan dalam pengendalian risiko. Peraturan sendiri tidak bermaksud menghilangkan risiko secara total melainkan lebih  pengertian “as low as ‘reasonably practicable’.

PHITAGORAS akan melengkapi klien dan peserta pelatihan dengan metodologi yang  setara dengan manajemen risiko, tehnologi, dan operasional kelas dunia. Pengetahuan yang dirangkum dalam konsultasi atau pelatihan merupakan konversi lapangan praktis menjadi sebuah bahan yang berkonsep kinerja tinggi sebagai pelindung dan pengaman karyawan dalam meningkatkan kinerja mereka dalam penilaian risiko di pekerjaan mereka masing masing, dalam lingkup manajemen risiko, HSE Risk Manajemen termasuk diantaranya:

• Enterprise Risk Management
• SHE Risk Management
• Technology Qualification
• Verification
• Offshore/Onshore Classification
• Asset Risk Management

GARIS BESAR PROGRAM TRAINING HSE RISK ASSESSMENT

Risk Management Concept
• Risk based decision Support
• Decide who might be harmed and how
• Assessment and benchmarking of asset
• Asset Operation management
• Maintenance and Inspection Management

Identify the hazards
• Evaluate the risks and decide on precautions
• Hazard and Operability (HAZOP) facilitation
• Hazard Identification (HAZID) facilitation
• Failure Modes Effect and Causality Analysis (FMECA)
• Quantitative Risk Assessments (QRA)
• Fire and Explosion Analysis (FEA)
• Escape, Evacuation and Rescue Analysis (EERA)

Lanjutan : Hazard Identification
• Emergency Systems Survivability Analysis (ESSA)
• Layer of Protection Analysis (LOPA)
• Plant and process failure incident investigations and root cause analysis
• Safety Integrity Level (SIL) studies
• Ergonomics assessment.

Case Study : Risk Management
• Record your findings and implement them
• Review your assessment and update if necessary
• Risk Assessment Reporting
• Risk Assessment Tools and formatting

SIAPA YANG HARUS MENGHADIRI TRAINING HSE RISK ASSESSMENT

HSE Engineer
Production Engineer
Maintenance Engineer
Contractor dan middle management

METODA TRAINING HSE RISK ASSESSMENT
Penyampaian materi (Theories)
Study Kasus (Sharing)
Interaktif Diskusi

DURASI TRAINING HSE RISK ASSESSMENT
Tiga hari/Batch (08.00-17.00)

TRAINER TRAINING HSE RISK ASSESSMENT

Dr. Bambang Murtjahjanto, M.Sc, P.E.
BambangBerpengalaman dalam bidang HSE selama 30 tahun. Karirnya dimulai sejak menjadi HSE Engineer di Roy Huffington, Inc (Hufco – Badak) pada tahun 1982 – 1987, kemudian menjadi gas plant manajer di PT. Asahimas Flat Gas, Operation Manager di Dupont Chemicals, Inc USA dan beliau pernah juga menjabat sebagai South East Asia Manufacturing Manager di GE Power and Locomotive USA. Selain aktif sebagai professional HSE, beliau juga aktif dalam memberikan training dan konsultasi di bidang Quality, HSE dan Engineering. Klien yg pernah ditangani diantaranya: PT. INKA, PT. Jawa Power, PT. Agaton Mandiri, PT. PAL Indonesia, McDermott Batam, Chevron Pasific Indonesia, Kondur Oil Co, PT. Pertamina Drilling Service, Total Elf Senipah, JOB Pertamina – Talisman, dll. Pendidikan formal beliau adalah: Instrumentation Engineering ITS – Surabaya, Master Graduate in Reliability Engineering dan PhD in Engineering System dari University of Century – Albuquerque NM USA.

Ir. Tagar Nusapitu, MM. 
Perjalanan karir profesional beliau dimulai sejak menjadi Laboratory, Safety & Environment Engineer di Styrindo Mono Indonesia dan Product Development and Application Engineer di PT. Polytama Propindo, yang keduanya merupakan perusahaan Petrokimia.  Sejak bergabung di PT Acumen Indonesia (2002 – 2004), maupun sebagai independent consultant sejak Maret 2004, beliau sudah membantu lebih dari 118 perusahaan dalam training maupun konsultasi penerapan ISO 9001, ISO 14001, OHSAS 18001, maupun Sistem Manajemen QHSE yg terintegrasi (ISO 9001, ISO 14001 & OHSAS 18001). Aktif sebagai salah satu pengurus dalam Asosiasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi Indonesia (A2K4I), dan sebagai assessor dalam organisasi A2K4-I tersebut. Beliau bergabung di PT. Phitagoras Global Duta sejak tahun 2005.

Lya Caturianty, Amd.AL, SKM
Beliau adalah trainer, auditor dan konsultan yang berpengalaman dalam bidang Quality Management, Lingkungan dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (QHSE). Mempunyai berbagai pengalaman dalam memberikan training dan konsultasi kepada berbagai perusahaan sejak 2007, sudah puluhan perusahaan yang sudah beliau bantu dalam penerapan Sistem Manajemen ISO 9001, ISO 14001 dan OHSAS 18001 diantaranya adalah PT. Yasulor (Loreal), Truba Manunggal Engineering, Bridgestone Kalimantan Plantation, PT. Asia Express Solusi, Bidang Umum BP Migas, PT. Bangun Anugrah Hanjaya (Enduro), PT. Samudra Petrindo Asia, Lemigas, Universitas Pancasila, Universitas Indonesia, dll. Beliau juga berpengalaman sebagai Auditor di berbagai lembaga sertifikasi seperti Verification New Zealand, Bureau Veritas, EQA Indonesia Certification Body, ASR Certification, Royal Certification dan Udem Certification. Pengalaman sebagai trainer, konsultan dan auditor tersebut menjadi modal utama untuk membantu klien dalam penerapan Sistem Manajemen ISO 9001/ISO 14001 dan OHSAS 18001.
Beliau adalah lulusan dari Teknik & Manajemen Lingkungan FMIPA – IPB dan Jurusan Kesehatan & Keselamatan Kerja, FKM UI. Dan telah mengikuti berbagai training di dalam dan luar negeri diantaranya adalah IRCA Lead Auditor Course ISO 9001, IRCA Lead Auditor Course OHSAS 18001:2007 dan IRCA Lead Auditor Course ISO 14001:2004.

Ir. Suhatri Agus
Beliau berpengalaman dalam bidang teknik dan HSE selama lebih dari 30 tahun, dengan background pendidikan Teknik Industri dan Teknik Elektro. Pernah berkarir selama 33 tahun di PT. Caltex Pasific Indonesia dimana selama kurun waktu tersebut beliau pernah menjabat sebagai Safety Health And Environment Compliance Coordinator. Banyak mengikuti berbagai training HSE di dalam dan luar negeri. Beliau juga pernah menjadi dosen pada tahun 1990-1997 di Akademi Teknik dan Management Industri di Dumai.
Pada tahun 2012, beliau menjadi tim penyusun SKKNI Confined Space DEPNAKER Pusat Jakarta. Project yang pernah ditanganinya diantaranya adalah team konsultan LPG Loading/ Unloading facilities (PERTAMINA), LOPA & SIL di Talisman Energy, Hazops Leader untuk Hazard Operability study (HAZOPS) on Sheedgum Gas Plant ARAMCO (Arab Saudi), dan menjadi konsultan QHSE Management System on TIMORGAP (Oil Company) – Timor Leste.

JADWAL TRAINING HSE RISK ASSESSMENT 2015

  1. Bandung, 28 – 30 Maret 2015
  2. Bandung, 8 – 10 Juni 2015
  3. Bandung, 18 – 20 Oktober 2015

INVESTMENT TRAINING HSE RISK ASSESSMENT
Pendaftaran per peserta                                                                                   IDR 8.500.000,-
Pendaftaran & Pelunasan 2 minggu sebelum training                            IDR 8,250.000,-
Gratis orang ke 5, untuk pendaftaran 4 orang dari satu perusahaan

FAQ ( Frequently Asked Question)

Silahkan klik link ini atau link Frequently Ask Question untuk mengetahui pertanyaan – pertanyaan yang sering dilontarkan seputar Training yang kami selenggarakan.

TESTIMONIAL PESERTA TRAINING AHLI K3 UMUM:

Instrukturnya OK !! Anton M – Cnooc SES Ltd

Excellent Training 🙂 Tjhai Nagaza, Cnooc SES Ltd

Pengalaman dari isntruktur sangat banyak, sangat menyenangkan saat dibagikan kangsung kepada peserta training. metode penyampaian yang cukup mudah dimengerti memudahkan kita menjadi paham. Bobby harsawan – Cnooc SES Ltd

Dengan training ini pengetahuan saya jadi bertambah. Materi yang disampaikan oleh trainer baik dari gambar, film yang ditampilkan sangat jelas dan dapat dipahami. Yayat Hidayat – Cnooc SES Ltd

REFERENSI

  1. PT. Cnooc SES Ltd
  2. PT. Terralog Teknologi Indonesia
Sertifikasi SAI Global Sertifikat Ohsas

Pelatihan ISO 9001:2008

September 23rd, 2014

PENDAHULUAN

Standar Internasional ISO 9001:2008 berisi persyaratan-persyaratan sistem manajemen mutu yang mengarahkan organisasi untuk mengendalikan proses-prosesnya menuju pencapaian sasaran-sasarannya termasuk diantaranya kepuasan pelanggan, kesesuaian dengan peraturan dan perndang-undangan serta peningkatan berkesinambungan. Dalam penerapan sistem manajemen mutu ini, organisasi bisa menjalani proses sertifikasi dari Lembaga yang independen sebagai bukti atas kesesuaiannya memenuhi berbagai persyaratan sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 sehingga lebih meningkatkan kepercayaan mitra bisnisnya/ stake holdernya.  Saat ini penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001 berlangsung di berbagai sektor bisnis komersil  manufaktur ataupun jasa serta organisasi non profit dan institusi pemerintahan di 170 negara.  Menurut standar seri ISO 9000, Dokumentasi merupakan sesuatu yang jauh lebih luas dari pada sekedar arsip, catatan, (dan tentu saja foto-foto yang mungkin sempat Anda bayangkan). Dan ketika perusahaan/ organisasi berupaya untuk menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008, maka perusahaan/ organisasi perlu menetapkan Dokumentasi Sistem Manajemen Mutunya sesuai persyaratan standar sebagai landasan penerapan dan peningkatan mutu yang berkesinambungan. Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 sebagai Standar yang generik memerlukan dokumentasi dengan intepretasi yang tepat sesuai bidang industri maupun layanannya serta penerapannya membutuhkan strategi agar diterima dan dijalankan oleh semua karyawan.

Pelatihan ISO 9001 ini akan mengarahkan dan memberi kepahaman kepada peserta dalam menyiapkan dan menyusun dokumentasi yang teruji sebagai dasar penerapan dan evaluasi, serta strategi penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 bagi perusahaan yang berkomitmen menghasilkan produk dan layanan bermutu serta kinerja yang tinggi.

GARIS BESAR PROGRAM PELATIHAN ISO 9001

  1. Prinsip-prinsip Sistem Manajemen Mutu ISO 9001
  2. Pemahaman Persyaratan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008
  3. Penyusunan Kebijakan Mutu dan Sasaran Mutu
  4. Penyusunan Dokumen Persyaratan Sistem Manajemen Mutu
  5. Penyusunan Dokumen Persyaratan Tanggung Jawab Manajemen
  6. Penyusunan Dokumen Persyaratan Manajemen Sumber Daya
  7. Penyusunan Dokumen Persyaratan Realisasi Produk dan Layanan
  8. Penyusunan Dokumen Persyaratan Analisis, Pengukuran dan Peningkatan
  9. Perencanaan Penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008
  10. Organisasi Komite Penerapan SMM ISO 9001:2008
  11. Kiat-kiat dalam menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008
  12. Lembaga Sertifikasi Sistem Mutu

Continue reading “Pelatihan ISO 9001:2008” »